Yuk kenal HIMSI lebih dekat dari Ketuanya!

Ola, Blistener! Di BPioneer kali ini BVoice berkesempatan untuk mewawancarai Ketua Himpunan Sastra Inggris yang bernama Dinda Mahar, lho! Kita akan mengobrol seputar HIMSI dan juga Ketuanya! Buat yang penasaran sama obrolannya, langsung aja yuk scroll artikelnya kebawah!

B : BVoice Radio

D : Dinda Mahar

B : Halo Kak Dinda, kalo boleh tau kakak semester berapa dan lagi sibuk apa sekarang?

D : Aku semester 5, aku sekarang lagi sibuk magang, dan ofcourse HIMSI. Kadang aku ada urusan sama jurusan untuk HIMSI. Jadi bolak – balik aja dari kantor ke jurusan.

B : Awalnya Kakak tertarik untuk masuk HIMSI karena apa sih Kak?

D : Waktu SMA itu kan aku OSIS, dan aku ingin continue my organization experience dan ikut organisasi yang paling mendekati yaitu Himpunan.

B : Tapi Kakak ikut UKM juga gak sih?

D : Fun fact, aku pernah daftar BVoice, but then karena dulu semester 1 takut banget keteter, jadi gak lanjut. Aku ikut HIMSI aja deh.

B : Ohiya Kak, aku mau nanya waktu Kakak jadi kandidat Ketua HIMSI itu awalnya dipilih atau nyalonin diri sih Kak?

D : Dipilih, awalnya aku sangat tidak percaya diri untuk jadi Ketua, terus Ketua atas aku dan bendaharanya ngajak ketemu dan ngasih tau aku kalo mereka nyalonin aku untuk jadi Ketua HIMSI tahun depan. Aku dikasih waktu 2 hari untuk mikir whether I want to join atau enggak, yaudah akhirnya aku ngomong ke orang tua aku untuk further do – nya gimana karena waktu itu saat semester 2 aku udah mulai sok – sok an bisa maintain waktu, semuanya aku ambil. Makanya aku nanya orang tua aku dan mereka bilang “yaudah gak papa”. Yaudah akhirnya aku join deh jadi calon Ketua HIMSI.

B : Kakak tadi sempet bilang ya Kak, bahwa awalnya Kakak itu gak pede utuk jadi Ketua, terus gimana cara ngatasinnya Kak?

D : Aku itu sebenernya tipe orang yang kalo ngomong nyantai banget tapi sangat overthink dan emosional. Waktu itu aku takut gabisa jadi yang terbaik. Nah, cara ngatasinnya sih awalnya aku minta omongan dari orang – orang terdekat, kayak misalnya “what makes you think I’m capable?”. Itu jadi sugesti dari luar dan aku juga men-sugesti diri aku sendiri karena gak akan ada orang yang sempurna untuk jadi ketua. Tapi ya kenapa gak dicoba?

B : HIMSI sekarang lagi ngejalanin program kerja apa sih Kak?

D : Jadi yang paling deket itu adalah NEC, tanggal 28 Agustus. NEC itu seperti English Competition for Highschooler. Terus we’re going to have P2M, pada bulan September. Itu adalah kolaborasi antara HIMSI dengan HIMDI, we’re making some projects, kayak cutleries (alat makan 3 in 1). Jadi kayak alat makan, we have spoon, forks, and straw dalam satu package. Lalu yang ketiga itu, kita bakalan ada Study Tour, we named it Literatour, jadi kita akan pergi ke Vietnam sama Thailand tahun ini yang bisa diikutin sama all majors dan itu ada di bulan Oktober. So, I’m working on that three now.

B : Kalo misalnya ada Blistener yang mau ikut Literatour gimana caranya Kak?

D : Posternya akan keluar di akhir bulan ini, itu nanti akan ada registration dan contact person yang bisa dihubungin dan caranya akan dikasih tau setelah posternya launching.

B : Kemarin aku sempet liat Instagram-nya HIMSI, terus aku liat lambangnya itu unik banget Kak, arti lambangnya apasih Kak?

D : Lambang itu sebenernya baru ganti pas tahun 2018, kita kayak punya mahkota, perisai, sama ribbons. Jadi mahkotanya itu ngelambangin aktivisnya. Kalo yang diluarnya itu HIMSI pasifnya, jadi kalo kamu bukan HIMSI aktif, kita semua masih menganggap kalian sebagai part of our family. Jadi intinya mahkota itu kayak us as the community. Ribbon itu kayak sesuatu yang menguatkan kita semua. Kita juga punya perisai, sesuatu yang ngelindungin kita dari harmful things dari luar.

B : Ohiya Kak, aku juga sempet nemuin yang unik di Highlights instagramnya. Yaitu spectra dan treasurer, itu artinya apa Kak?

D : Itu sebenernya bikinan anak – anak creative tahun ini, mereka bikin tema modern dan retro dicampur jadi satu. Itu kayak nama angkatan kita, but it’s actually concept of this year photo’s of DPI dan lain – lain. Nah, kalo Treasurer itu bendahara kita, karena HIMSI berhubungan dengan bahasa Inggris semua, jadi kita pakai kata itu untuk bendahara.

B : Selama Kakak menjabat jadi Ketua, Kakak melakukan suatu perubahan gak Kak? Entah system atau visi, misi?

D : Tahun depan aku akan mengubah visi sih, karena udah hampir gak relevan. Terus aku juga mengubah di bagian structural dan lebih banyak mengadakan kerjasama dan program kerja.

B : Terakhir, goals yang ingin dicapai dan harapannya untuk HIMSI kedepannya apa?

D : Goals yang ingin aku capai itu adalah aku sedang berusaha untuk menjadikan HIMSI se-struktral mungkin, dalam artian ketika aku menyerahkan jabatanku ke orang lain, dia jadi tau what do they need to fix dan apa yang udah baik dan apa yang mereka harus pertahankan. Jadi aku nyiapin data, resources, budget. Jadi kayak wasiat gitu agar lebih mudah dikembangkan. Harapannya. HIMSI bisa lebih bisa berkembang dalam artian semua orang yang ada di Sastra Inggris itu bisa berpengaruh untuk orang lain.

Kelar deh, obrolan BVoice sama Ketua HIMSI, Blistener. Eits, tapi jangan sedih lo bisa kok ngepoin lebih lanjut seputar HIMSI di Instagramnya, yaitu @himsi.binus. Ohiya, kalo lo mau baca artikel kita wawancarain Ketua Himpunan lain juga bisa banget kok! Tinggal klik artikel BPioneer aja!

Don’t forget to follow our social media for more information!

Instagram        : @bvoice_radio

Twitter            : @bvoiceradio

Facebook         : BVoice Radio

Line@             : @bvoiceradio

 

(Writer: Tristania Puspa Rizky / Bvoice Radio)

 

(Editor: Mukhanwar Aldiyansyah / Bvoice Radio)