Rika Ekawati: Halal Nomer 1

Zaman sekarang profesi food blogger banyak bikin orang ngiler, Blistener. Tapi, banyak orang meremehkan profesi ini. Padahal jadi food blogger itu tidak mudah. Banyak yang bilang “Semua orang juga bisa jadi food blogger kan gampang”. Di mata mereka food blogger sebatas mencicipi dan mereview makanan, lalu tada! Ada uang di depan mata. Sebenarnya Blistener, jadi food blogger itu membutuhkan banyak skill. Nah, kali ini Rezika Sekar selaku Reporter Bvoice Radio berkesempatan ngobrol-ngobrol sama salah satu food blogger Indonesia, bernama Rika Ekawati. Beliau mempunyai tagline #halalfoodinfluencer. Mau tau lebih banyak tentang food blogger yang satu ini? Scroll down yuk, Blistener!

(S)   :  Apa yang ngebuat memutuskan untuk menjadi food blogger?

(R)   :  Awalnya karena sejak resign, kegiatan di rumah seringnya bereksplorasi dengan masakan. Dan sering jalan-jalan keluar kota sambil coba kuliner khas daerah. Kadang trial recook di rumah. Sayang rasanya kalo ga disharing. Akhirnya mulai nulis resep dan jadi food blogger.

(S)    :  Kegiatan apa saja yang dilakukan food blogger?

(R)    :  Uji coba resep, buat resep baru, masak , foto, kulineran, hunting properti foto setiap kali jalan kemana pun… Jadi tester untuk produk baru. Dan banyak lagi..

(S)    :  Skill apa yang harus dimiliki food blogger?

(R)    :  Pengetahuan tentang makanan, pilihannya reviewer atau masak sendiri at least kita harus tahu rasa. Selain itu skill foto juga harus punya dan kemampuan dalam styling sebagai nilai plus.

(S)    :  Hambatan menjadi food blogger itu apa saja kak?

(R)    :  Kalo saya tetap mengutamakan keluarga. Kalo ditanya, banyak event, kesempatan yang saya lewatkan? Jawabannya iya. Misalnya ketika saya berkesempatan untuk menang lomba Jelajah Indonesia Timur selama seminggu. Karena sudah berkeluarga, saya tidak bisa ambil tetap keluarga yang utama.

Ini dia Blistener hasil foto dari Rika Ekawati

(S)     :  Ada hal unik yang pernah dialamin gak saat mereview suatu restaurant?

(R)    :   Em… ada aja sih dari yang lucu sampai ngeselin. Ya apapun itu dinikmatin aja. Saya pernah diminta fotoin makanan non halal. Padahal jelas-jelas tagline saya #halalfoodinfluencer. Tapi, owner sangat suka dengan hasil foto saya. Membujuk saya untuk tidak usah posting. Mereka hanya perlu untuk buku menu. Saya bilang tetap tidak bisa. Akhirnya saya merekomendasikan ke teman yang memang non muslim. Buat saya, ini namanya berbagi rezeki. Sharing is caring.

(S)     :Ada ketentuannya gak kak untuk milih restaurant yang mau di review?

(R)     :  Pertama, makanan harus halal. Kedua, biasanya waktu weekend supaya saya bisa reviewmembawa keluarga.

(S)     :   Tips & trick jadi food blogger?

(R)     :   Apapun yang kamu suka, lakukan sepenuh hati. Jika hati kita bahagia, semua hal akan menjadi ringan. Seperti apa sih bahagia? Bahagia itu ketika kita ikhlas menerima. Dan yang kedua, ikut komunitas, bangun relasi, banyak teman banyak yang rekomendasi, banyak teman juga banyak rezeki.

(S)    :   Selama menjadi food blogger, makanan yang paling enak menurut kakak apa? Dan kenapa makanan itu?

(R)   :   Ahaha… banyak sih. Alhamdulillah selama foto dapetnya enak semua.

 

Itu dia Blistener obrolan Rezika Sekar selaku Reporter Bvoice Radio sama Rika Ekawati. Sekarang sudah tau dong kalo ternyata, kerjaan food blogger itu tidak semudah yang terlintas di benak kalian. Buat Blistener yang suka makan, fotografi bisa loh buat jadi food blogger.

Don’t forget to follow our social media for more information!

Instagram             :  @bvoice_radio

Twitter                :  @bvoiceradio

Facebook             :  Bvoice Radio

Line@                  : @bvoiceradio

iOs&App Store      :  Bvoice Radio

(Writer: Rezika Sekar / Bvoice Radio)

(Editor: Ellys Khairiyyah / Bvoice Radio)